www.maslamahmediamandiri.com
5 Aturan Menulis Novel yang Baik
The MasterClass staff
Seni dalam menulis novel bisa terlihat misterius bagi mereka yang belum pernah mencobanya. Tetapi penulis berpengalaman akan memberi tahu bahwa tidak ada yang sangat rahasia tentang proses penulisan buku. Menulis fiksi didasarkan pada dua prinsip utama: kreativitas dan disiplin. Baik seorang penulis buku laris atau penulis pertama yang menerbitkan sendiri buku pertamanya, semua harus dilakukan dengan bekerja keras. Untungnya, jika seseorang berdedikasi pada prosesnya, hasilnya bisa sangat bermanfaat.
1. Baca dengan giat.
Penulis dibentuk oleh penulis lain. Buku-buku yang kita baca sedari anak-anak mempengaruhi selera kita dan seringkali dapat berdampak pada gaya menulis kita sebagai orang dewasa. Dengan membaca secara luas dan cermat, penulis muda dapat belajar dari jejak penulis sejarah yang paling terkenal dan dicintai.
2. Kembangkan kebiasaan baik.
Kebanyakan penulis pemula harus menyeimbangkan kegiatan menulis mereka dengan tanggung jawab yang lain. Menyisihkan waktu yang konsisten untuk menulis adalah suatu langkah penting. Waktu menulis seeseorang berbeda-beda, bisa pagi-pagi sekali atau larut malam atau bahkan pada jam makan siang, tetapi tetaplah konsisten, dan bersikeraslah untuk memprioritaskan waktu tersebut. Penulis juga dapat bereksperimen dengan memiliki ruang menulis khusus tempat dimana sang penulis selalu bekerja. Contohnya seperti meja ruang makan atau bisa juga jika memiliki ruang kantor di rumah. Faktanya adalah, ide cerita yang bagus tidak banyak berguna jika sang penulis tidak menyisihkan waktu untuk mengerjakannya, jadi temukan waktu terbaik dan ruang terbaik itu dalam hidup.
3. Jangan merasa stress atas draf pertama yang telah dibuat.
Membuat draf pertama adalah latihan untuk menuliskan semua ide yang bisa dituliskan. Selalu ada waktu nanti untuk menilai kembali dan memilah mengenai apa yang telah dihasilkan. Tahan keinginan untuk terus berfokus pada draf pertama atau untuk terus-menerus menambah jumlah kata pada draf pertama. Draf pertama sebuah buku biasanya muncul dari spontanitas. Apabila terus berfokus pada draf pertama, kalian bisa terobsesi pada hal seperti, apakah kalian telah memilih kata yang tepat atau menggunakan terlalu banyak tanda seru dan semacamnya. Pengeditan naskah mandiri semacam itu hanya akan diperlukan setelah kalian memiliki cerita yang bagus untuk dipublikasikan.
4. Mulailah dengan karakter.
Pembaca tidak membaca sebuah buku untuk tujuan mencari tema. Fiksi yang baik berasal dari plot yang menarik dan pengembangan karakter yang kuat. Ini berarti kalian akan membutuhkan karakter utama yang cukup kompleks untuk mempertahankan kekuatan karakter yang nyata (termasuk latar belakang), dan tokoh pendukung yang dapat membantu dari struktur cerita utama.
5. Aturan dibuat untuk dilanggar.
Setiap penulis hebat bekerja dengan caranya masing-masing. Beberapa penulis bekerja langsung dari awal sampai akhir. Beberapa penulis lain juga bekerja dalam potongan-potongan kecil yang kemudian akan mereka susun, dan ada yang bekerja dari kalimat ke kalimat. Jangan takut untuk mencoba berbagai teknik, suara, dan gaya. Simpan apa yang cocok untuk kalian dan buang sisanya. Proses kreatif kalian akan memandu kalian ke kebiasaan sendiri. Misalnya, kalian dapat beralih dari memilih suara orang pertama dan kemudian memilih suara orang ketiga. Ini dimaksudkan kalian dapat meningkatkan kebenaran tata bahasa sesuai dengan kemauan kalian sendiri. Bukan berarti aturan itu tidak ada gunanya, melainkan berarti penulis fiksi tidak perlu mengikuti setiap aturan penulis lain.
Perhatikan bahwa aturan penulisan novel ini dapat berlaku untuk bentuk fiksi lainnya, seperti cerita pendek dan lainnya. Bahkan tidak terbatas pada buku fiksi: Buku nonfiksi yang menarik dapat ditulis dengan banyak prinsip yang sama. Jika kalian mengingat tips menulis ini sebelum kalian mulai menulis, kalian dapat mempertahankan gaya dan sudut pandang kalian sendiri sekaligus menerapkan disiplin yang dibutuhkan setiap penulis untuk berhasil menyelesaikan sebuah karya fiksi.
Wah, sangat bermanfaat. Siap dicoba kak.
Terima kasih atas ilmunya.
Terima kasih kembali kak Indah